Berita

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Seyed Ali Khamenei/Net

Dunia

Berduka atas Bencana Banjir Iran, Khamenei Perintahkan Tindakan Segera untuk Pemulihan Kerusakan

SENIN, 01 AGUSTUS 2022 | 11:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lebih dari seminggu banjir dan tanah longsor di seluruh Iran telah menewaskan puluhan orang. Upaya pencarian korban hilang masih terus berlanjut hingga Minggu (31/7).
 
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Seyed Ali Khamenei menyampaikan belasungkawanya. Ia mendesak pihak berwenang untuk melakukan semua tindakan yang diperlukan untuk membantu para korban dan memperbaiki kerusakan.

"Banjir yang mengerikan dan merusak yang terjadi di berbagai bagian negara telah menimbulkan luka fisik, finansial, dan emosional, pada sejumlah orang yang kita sayangi," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikutip kantor berita IRNA, Minggu (31/7).


"Saya ingin menyampaikan simpati yang mendalam kepada semua orang yang dicintai ini dan belasungkawa  kepada para korban ini," lanjutnya.

Khamenei juga menyatakan simpati dan penghargaannya kepada petugas yang dengan cepat turun ke daerah yang dilanda banjir. Ucapan simpati juga ditujukan kepada kelompok bantuan populer untuk membantu para korban.

"Adalah tugas kita semua untuk melanjutkan langkah-langkah kemanusiaan ini, dan melakukan upaya terus-menerus untuk mengurangi efek dari peristiwa yang menyakitkan ini," katanya.

Korban tewas akibat banjir baru-baru ini di Iran telah meningkat menjadi 69 orang.

Nejad Jahani, seorang deputi Organisasi Manajemen Krisis negara itu mengatakan 24 dari 31 provinsi Iran menghadapi banjir yang telah menyebabkan 45 orang hilang dan merusak 20.000 rumah. Dia menambahkan bahwa enam warga Irak termasuk di antara yang tewas.

Pada Sabtu, Presiden Iran Seyed Ebrahim Raesi melakukan kunjungan mendadak ke daerah yang terkena dampak banjir baru-baru ini di Timur ibukota Teheran.

Operasi bantuan masih berlangsung di tengah peringatan banjir di banyak daerah di mana orang disarankan untuk menjauh dari tepi sungai dan lembah.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya