Berita

Ilustrasi Pemilu 2024/Net

Politik

Syarat Tidak Mudah, PDIP: Pilpres 2024 Idealnya 3 Paslon Paling Banyak

MINGGU, 31 JULI 2022 | 20:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold (PT) menjadi kendala bagi partai politik untuk menentukan calon presiden yang akan diusung pada Pemilu 2024 mendatang.

Sesuai aturan yang termaktub dalam UU Pemilu, partai politik dibebankan PT 20persen sebagai syarat utama mengusung calon presiden dan wakil presiden pada pemilu mendatang.

Bagi Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, PT 20 persen merupakan syarat Pemilu yang tidak mudah untuk dicapai. Atas dasar itu, ia berpendapat bahwa paling ideal calon presiden pada Pemilu mendatang dimungkinkan tiga pasangan calon.


"Di dalam konteks yang ideal, mengingat syarat-syarat menang Pemilu tidak mudah karena itu basis legitimasi seorang pemimpin nasional kita, tentu paling ideal itu 2 Paslon atau 3 paslon paling banyak,” kata Hasto di DPP PDI Perjuangan, Minggu (31/7).

Menurutnya, Pemilu yang akan datang digelar seefisien mungkin. Selain itu, Hasto berharap Pemilu 2024 mendatang dapat melahirkan pemimpin yang baik.

Ia mengakui bahwa PDIP secara simultan melakukan berbagai simulasi pelaksanaan Pemilu. Teknisnya, dengan menyesuaikan konteks sosial dan politik yang tidak terlepas dari dinamika politik internasional.

"Jelas kita ingin Pemilu itu efisien, Pemilu itu efektif, dan mampu melahirkan kepemimpinan nasional yang hebat,” tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya