Berita

Sosialisasi transportasi umum/Net

Nusantara

Di Citayam Fashion Week, Serikat Pekerja Kampanye Transportasi Umum Masa Depan

MINGGU, 31 JULI 2022 | 12:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sosialisasi mengenai transportasi umum masa depan untuk masyarakat dan pekerja transportasi dilakukan Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA), Serikat Pekerja Dirgantara, Digital, dan Transportasi (SPDT), dan Serikat Pekerja TransJakarta (SP TJ) di Jakarta.

Aksi tersebut digelar di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat yang kerap dijadikan ajang untuk Citayam Fashion Week,

Koordiantor ITF Urban Transport Project Jakarta Enung Yani, mengatakan bentuk sosialisasi yang dilakukan dengan menggunakan spanduk dan flyer untuk menjelaskan apa itu transportasi umum masa depan.


Tujuan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran mengenai transportasi umum masa depan kepada masyarakat, membangun kapasitas mengenai transisi yang adil bagi pekerja.

“ Termasuk, mengembangkan sosialisasi transportasi umum masa depan kepada masyarakat pengguna transportasi dan membangun jaringan,” ujar Enung seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Jakarta, Minggu (31/7).

Transisi yang adil, lanjutnya, antara lain menjamin adanya transportasi perkotaan yang demokratis. Dalam hal ini, menyatukan pekerja dan penumpang dalam mendesain, membuat keputusan, hingga dalam proses pelaksanaan. Termasuk di dalamnya memprioritaskan kerja sama dengan pekerja dan keterwakilan pekerja.

Selain itu, harus ada keterlibatan sektor publik. Dalam hal ini mempromosikan operator milik publik, integrasi urban transportasi dengan sektor publik, dan mengambil untung dari transportasi publik.

Pada tahap selanjutnya, diharapkan akan terjadi mendorong perubahan moda transportasi. Transisi itu makin banyak angkutan umum, makin sedikit angkutan pribadi. Dalam kaitan dengan itu, rendah emisi harus dipadukan dengan pelayanan yang lebih baik dan tarif lebih murah.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya