Berita

Brigpol Yosua Hutabarat semasa hidup dan jenazahnya/Net

Politik

Kriminolog Sesalkan Hasil Autopsi Brigadir J yang Makan Waktu 4-8 Minggu

JUMAT, 29 JULI 2022 | 22:07 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tim forensik menyampaikan hasil autopsi Brigadir J baru akan keluar 4-8 minggu kemudian. Hal ini menjadi polemik di tengah masyarakat lantaran seolah-olah ada yang ditutupi dari dalam mengungkap kematian Brigadir J.

Pakar hukum pidana Agustinus Pohan menyayangkan tim forensik yang melakukan autopsi Brigadir J tersebut, karena masyarakat akan berpandangan negatif atas perkara tersebut.

"Ini salah satu yang kita sesalkan, padahal untuk memulihkan kepercayaan masyarakat, salah satunya kecepatan dalam mengungkap kasus tersebut,” kata Agustinus kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (29/7).


Diketahui, ketua tim autopsi ulang jasad Brigadir J Ade Firmansyah menuturkan tim forensik memiliki kendala dalam melakukan autopsi jasad Brigadir J lantaran sudah diformalin.

Sehingga memakan waktu yang lama untuk melakukan penelitian dan analisa penyebab utama kematian Brigadir J. Selain itu, tim forensik juga tidak ingin terburu-buru dalam menyimpulkan penyebab awal kematian Brigadir J.

"Kami tidak ingin tergesa-gesa dalam pemeriksaannya, jadi diperkirakan hasil autopsi akhir dapat diketahui antara 4 pekan dan 8 pekan dari sekarang," kata Ade, Rabu (27/7).

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya