Berita

Sejumlah migran ilegal ditemukan di dalam truk terkunci di Meksiko/Net

Dunia

Diselundupkan dari Meksiko, 98 Migran Tak Berdokumen Ditemukan dalam Truk Terkunci

JUMAT, 29 JULI 2022 | 15:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebanyak 98 migran yang akan diselundupkan menuju perbatasan Amerika Serikat (AS) ditemukan terlantar dalam sebuah truk yang terkunci di jalan raya Veracruz, Meksiko bagian timur.

Menurut laporan dari pihak berwenang, para migran tanpa dokumen ditemukan pada Rabu malam (27/7). Di antara 98 migran, beberapa di antaranya merupakan anak-anak.

Tidak diketahui negara asal atau kewarganegaraan dari para migran tersebut.


"Situasi mengindikasikan bahwa mereka ditinggalkan oleh pengemudi," kata sebuah laporan polisi, seperti dikutip dari TRT World.

Saksi mata menyebut sekitar 100 orang lainnya dikabarkan telah melarikan diri. Sementara 12 orang dilaporkan telah dibawa ke rumah sakit karena mengalami gejala sesak napas dan memar akibat berdesakan di dalam truk yang terkunci tersebut.

Penyelundupan manusia sering terjadi di Meksiko, dengan menggunakan kendaraan truk, perahu, dan lain-lain. Namun mengangkut para migran dengan truk yang penuh sesak merupakan metode penyelundupan migran yang paling berbahaya dan sering memakan korban jiwa.

Pada Juni lalu, hal serupa pernah terjadi di AS, dengan lebih dari 50 migran meninggal setelah ditinggalkan oleh supir di dalam truk traktor-trailer yang panas di San Antonio, Texas.

Sementara pada Desember tahun lalu, 56 migran dari Amerika Tengah yang akan menuju AS tewas dan puluhan lainnya terluka ketika truk yang mereka tumpangi terbalik di Meksiko selatan.

Data dari Organisasi Internasional untuk Migrasi mencatat sejak 2014, sekitar 6.430 migran telah meninggal atau hilang dalam perjalanan menuju ke AS. Dari jumlah tersebut, 850 korban tewas mengalami kecelakaan kendaraan karena transportasi yang berbahaya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya