Berita

Menteri energi Nigeria, Aljazair dan Niger menandatangani Nota Kesepahaman untuk implementasi Pipa Gas Trans-Sahara pada Kamis (28/7)/DW

Dunia

Ingin Kurangi Ketergantungan Gas Rusia, Aljazair, Nigeria dan Niger Sepakati MoU Jalur Pipa Gas Trans-Sahara

JUMAT, 29 JULI 2022 | 11:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aljazair, Niger, dan Nigeria, menandatangani nota kesepahaman pada Kamis (28/7) untuk membangun pipa gas Trans-Sahara sepanjang 4.000 kilometer.

Kementerian Energi Aljazair mengatakan pipa gas alam akan membentang melintasi gurun Sahara dan mengangkut hingga 30 miliar meter kubik gas setiap tahun dari Nigeria, di Afrika Barat ke utara melalui Niger hingga Aljazair.

"Pipa Trans-Mediterania ke Eropa itu bisa dipompa melalui bawah laut atau dimuat ke kapal tanker gas alam cair untuk diekspor," katanya seperti dikutip One India pada Jum'at (29/7).


Pembangunan jalur pipa gas saat ini masih dalam proses pengerjaan. Namun rancangannya telah diusulkan sejak lebih dari 40 tahun yang lalu, tetapi terhambat oleh berbagai hal.

Momentum kesepakatan ini baru datang ketika Uni Eropa berusaha untuk melepaskan diri dari ketergantungannya terhadap gas Rusia di tengah perang Ukraina. Seiring dengan kekhawatiran bahwa Rusia mungkin akan segera menghentikan pengiriman gasnya secara total.

Menurut Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen mengatakan kesepakatan untuk mengurangi penggunaan gas adalah untuk mencegah Rusia memeras Eropa dan menggunakannya sebagai senjata perang.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya