Berita

Montenegro bekukan aset warga Rusia/Net

Dunia

Montenegro Mulai Bekukan Aset Real Estat Warga Rusia

KAMIS, 28 JULI 2022 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Montenegro mulai membekukan real estat yang dimiliki oleh warga negara Rusia pada Rabu (27/7), seperti yang diumumkan situs resmi pemerintah.

Menteri Dalam Negeri Montenegro Filip Adzic pada bulan lalu mengatakan sebanyak 44 fasilitas real estat yang dimiliki oleh warga negara Rusia akan dibekukan di negara itu sebagai bagian dari sanksi anti-Rusia yang dikenakan atas operasi khusus Rusia di Ukraina.

Menurut perkiraan ahli, warga negara dan perusahaan Rusia menginvestasikan lebih dari 129 juta euro dalam perekonomian Montenegro pada tahun lalu. Sekitar 49,46 juta euro diinvestasikan dalam real estate di negara itu.


Duta Besar Rusia untuk Montenegro, Vladislav Maslennikov, mengingatkan bahwa selama 15 tahun terakhir, Rusia telah menjadi investor terbesar bagi perekonomian Montenegro, setelah menginvestasikan setidaknya 1,5 miliar euro, atau rata-rata 100 juta euro per tahun.

Investasi Rusia di Montenegro melebihi investasi yang direncanakan Uni Eropa di bawah rencana investasi untuk Balkan Barat selama 2021-2027.

Montenegro bergabung dengan sanksi anti-Rusia Uni Eropa pada 1 Maret. Setelah pertemuan puncak negara-negara anggota NATO, presiden negara itu, Milo Dukanovic menyatakan solidaritas dengan Ukraina.

Sementara itu, unjuk rasa untuk mendukung Rusia diselenggarakan secara berkala di kota-kota Montenegro. Demonstran menuntut sanksi anti-Rusia dicabut.

Sekitar 6.000 tanda tangan telah dikumpulkan untuk mempertimbangkan resolusi yang sesuai di parlemen negara itu.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya