Berita

Sejumlah ledakan akibat serangan roket dialami Pangkalan Militer AS di dekat ladang minyak Suriah Timur, Rabu (27/7)/Net

Dunia

Pangkalan Militer AS di Suriah Timur Dihantam Roket, Belum Ada Pihak yang Mengaku Bertanggung Jawab

RABU, 27 JULI 2022 | 23:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pangkalan Amerika Serikat (AS) yang terletak di ladang minyak Suriah Timur menjadi sasaran roket pada Rabu pagi (27/7) waktu setempat. Serangan ini menimbulkan beberapa ledakan.

Seperti dikutip dari Mehr News, insiden tersebut terjadi di Provinsi Al-Hasakah Suriah, bersamaan dengan terbangnya helikopter koalisi internasional di daerah tersebut.

Mengetahui bahwa pangkalan menjadi sasaran roket, kru helikopter yang tengah melakukan perjalanan ke lokasi ledakan dari pangkalan mereka di Kota Ash Shaddadi, akhirnya ikut menembakkan beberapa bom untuk mencegah serangan lebih lanjut.


Sumber-sumber lokal mengatakan, beberapa ledakan keras terdengar di pinggiran utara dan barat kota kaya minyak Ash Shaddadi, di mana pangkalan militer AS terbesar di provinsi Al-Hasakah berada.

Ini bukan pertama kali pangkalan militer tersebut menjadi sasaran roket. Pada 30 Januari 2022, pangkalan militer yang menampung koalisi AS di Ash Shaddadi juga pernah menjadi sasaran dua rudal.

Namun tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Pihak AS tetap menduga bahwa pihak militan Iran berada di balik semua serangan ini.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya