Berita

Anggota MKD Alien Mus/Net

Politik

Dua Jam Diperiksa MKD, Anggota DPR Inisial DK Bantah Lakukan Pencabulan

RABU, 27 JULI 2022 | 15:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat berinisial DK dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri atas dugaan kasus pencabulan. Atas pelaporan tersebut, Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI telah memanggil DK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Anggota MKD Alien Mus menuturkan bahwa DK diperiksa oleh MKD selama dua jam. Hasil sementara, DK mengenal dekat dengan korban yang merupakan mantan stafnya pada saat menjabat di DPRD Lamongan tahun 2018 silam.

“Akan tetapi selama ini hubungan disebut baik-baik saja dan tidak pernah melakukan pelecehan. Hal ini kemudian didukung oleh saksi-saksi sesama pegawai DPRD yang secara sukarela memberikan keterangan secara tertulis terkait peristiwa tersebut,” ucap Alien, Rabu (27/7).


Pihaknya meminta pelapor kasus dugaan pencabulan anggota dewan jangan sampai bermuatan politis. Selain itu, kata Alien, apa yang dilaporkan harus memenuhi syarat penyelidikan yakni bukti otentik dan mempersiapkan secara serius sebelum melapor.

MKD, kata Alien memiliki pandangan bahwa setiap laporan masalah dugaan pencabulan, para pelapor harus mempersiapkan bukti yang serius.

“Jangan hanya bermuatan politis karena tentu hal tersebut akan berdampak secara psikologis terhadap kedua belah pihak termasuk hubungan dengan keluarga kedua belah pihak tersebut,” tegasnya.

Aien menegaskan bahwa DPR adalah lembaga tinggi negara yang menjadi pusat perhatian dan rawan atas serangan lawan politik.

"Tidak jarang orang melaporkan dugaan-dugaan kasus yang tidak disertai dengan bukti otentik dan bersifat ingin menyerang secara personal dan merugikan suatu pihak,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya