Berita

Ketua DPP Nasdem Willy Aditya/RMOL

Politik

Soal Koalisi dengan PDIP, Nasdem Terbuka dengan Siapa Saja Asal Mau Berkomunikasi

SELASA, 26 JULI 2022 | 16:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Meski penjajakan koalisi partai politik menjelang Pemilu 2024 mendatang semakin dinamis. Namun hal tersebut tidak tampak antara Nasdem dengan PDI Perjuangan yang terlihat masih kaku.

Kedua partai ini bahkan seolah terlibat perang dingin usai Nasdem justru mendeklarasikan Ganjar Pranowo yang notabene sebagai kader PDIP sebagai Capres yang akan diusung.

Namun begitu, Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya mengaku bahwa relasi antara Nasdem dan PDIP cukup baik, dan Nasdem sendiri terbuka dengan seluruh partai politik, kecuali ada partai politik yang tidak mau dekat dengan Nasdem untuk bekerjasama.


"Gak ada sulit-sulitnya nanti ketemu Hasto, kita bebas-bebas saja. Kalau orang enggak mau sama kita itu berbeda, tapi Nasdem sebagai partai terbuka dengan siapa saja, tidak punya handicap dengan siapa saja kecuali orangnya ga mau berkomunikasi dengan kita itu hal yang berbeda,” kata Willy di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (26/7).

“Satu lawan terasa banyak seribu kawan masih kurang,” imbuh Willy menambahkan.

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI ini menegaskan apa yang dikritik oleh PDIP terkait kandidat calon presiden pilihan Nasdem tidak akan mempengaruhi sikap partai, lantaran tiga kandidat tersebut merupakan kesepakatan seluruh kader Nasdem dalam rapat kerja nasional (rakernas) Nasdem yang digelar beberapa bulan lalu.

“Ya sudah jadi keputusan Rakernas nanti kita lihat dinamikanya siapa yang akan disepakati koalisi dan siapa yang akan jadi pengantennya ini masih penjajakan ya,” demikian Willy.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya