Berita

Bantuan dari India untuk Sri Lanka/Net

Dunia

Bantu Teman Dekat Hadapi Krisis Terburuk, India Kirim Sumbangan Kemanusiaan untuk Sri Lanka

SELASA, 26 JULI 2022 | 14:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebagai tetangga dekat, India tidak akan tinggal diam terhadap kesulitan yang sedang dihadapi Sri Lanka. Pada Selasa (26/7) India melalui Komisaris Tinggi untuk Sri Lanka, Gopal Baglay, menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada pemerintah Sri Lanka.

Sumbangan tersebut diserahkan kepada Menteri Luar Negeri Ali Sabry dan Menteri Kesehatan Keheliya Rambukwella di Kolombo, Selasa, dan juga di hadapan anggota parlemen dan pejabat tinggi lainnya, seperti dilaporkan Adaderana.

Sumbangan itu berupa 40.000 ton beras, 500 ton susu bubuk, dan lebih dari 100 ton obat-obatan yang nilai gabungannya sekitar 22 juta dolar AS datang langsung dari dari pemerintah Tamil Nadu.


“Bersama-sama dari rakyat dan Pemerintah India untuk rakyat Sri Lanka,” ujar Baglay.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri India Vinay Kwatra telah mengatakan bahwa Pemerintah India akan memberikan dukungan penuh kepada Sri Lanka dalam mengatasi situasi sulit saat ini sebagai "teman dekat".

Sri Lanka menghadapi ekonomi terburuk sepanjang sejarahnya. PBB bahkan mengatakan, krisis ekonomi tersebut menyebabkan Sri Lanka berada di ambang krisis kemanusiaan.

Krisis terburuk ini telah menghantam negara kepulauan berpenduduk 22 juta yang sedang menuju kebangkrutan dengan utang luar negeri yang menumpuk. Hampir tidak ada uang untuk mengimpor barang-barang seperti bensin, susu, dan gas untuk memasak.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya