Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kabur Usai Dinyatakan Positif Monkeypox di Thailand, Turis Nigeria Akhirnya Ditemukan di Kamboja

SENIN, 25 JULI 2022 | 06:46 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pasien cacar monyet pertama di Thailand yang sempat melarikan diri akhirnya ditemukan di Phnom Penh pada Sabtu (23/7) dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Pasien tersebut merupakan seorang turis asal Nigeria berusia 27 tahun. Ia didiagnosis menderita cacar monyet pada Senin (18/7) namun melarikan diri.

Ia mematikan teleponnya dan tidak menanggapi pesan dari pihak kepolisian maupun petugas kesehatan.


Menurut Kementerian Kesehatan Kamboja, turis tersebut mengunjungi dua tempat hiburan selama pelariannya. Alhasil, 142 orang melakukan pemeriksaan virus monkeypox untuk mencegah penyebaran.

Pelariannya ini memicu perburuan di seluruh Thailand. Hingga akhirnya pihak berwenang berhasil menangkap sinyal teleponnya pada Sabtu, bersamaan dengan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) yang menetapkan cacar monyet sebagai darurat kesehatan global.

"Untuk mencegah infeksi virus monkeypox, Kementerian Kesehatan mengimbau semua orang yang memiliki kontak langsung dengan pasien Nigeria untuk mengisolasi diri dan mencari pemeriksaan kesehatan," ujar Kementerian Kesehatan.

WHO menetapkan monkeypox sebagai darurat kesehatan global karena penyebarannya yang cepat. Tercatat sudah ada lebih dari 16 ribu kasus dari 75 negara, dan lima di antaranya mengakibatkan kematian.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya