Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga/RMOL
Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga/RMOL
Di sisi lain, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto malah mempertanyakan prestasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, padahal masyarakat Indonesia khususnya DKI Jakarta telah banyak merekam prestasi Anies selama ini.
Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga berpendapat, cara berpikir Trimedya jauh lebih objektif dibandingkan rekannya di PDIP Hasto Kristiyanto. Sebab, Hatso berani menilai rekannya di dalam satu partai tanpa memandang tokoh lain yang menjadi rival partainya untuk 2024 mendatang.
“Trimeddya telah menyingkirkan pemikiran sempit sehingga ia dapat menilai Ganjar lebih jernih dan objektif. Trimedya tidak melihat Ganjar sebagai kader PDIP, tapi menilainya sebagai seorang pejabat,†tegas Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (24/7).
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03
Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45
Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34
Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29
Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15
Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02
Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00
Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42
Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28
Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26