Berita

Tim penyelamat mencari korban yang terjebak di tengah banjir bandang yang melanda Iran bagian selatan/Reuters

Dunia

22 Orang Meninggal Saat Banjir Bandang Terjang Iran Selatan

MINGGU, 24 JULI 2022 | 13:22 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Banjir bandang melanda Kota Estahban, Provinsi Fars, Iran Selatan pada Sabtu (23/7). Insiden ini menewaskan sedikitnya 22 orang dan satu orang dilaporkan hilang.

"Jumlah orang yang tewas telah meningkat menjadi 22 setelah mayat lain ditemukan," kata kepala unit penyelamatan, Javad Moradian, seperti dikutip dari The Guardian.

Dalam salah satu video yang beredar di media sosial menunjukkan mobil-mobil terseret arus sungai Roodball, sementara orang tua berusaha menyelamatkan anak-anak mereka untuk keluar dari kendaraan.


Banjir bandang terjadi ketika banyak wisatawan pergi menuju sungai. Sementara hujan lebat mengguyur.

“Sejumlah masyarakat lokal dan wisatawan (dari daerah lain) yang telah pergi ke tepi sungai dan terjebak dalam banjir karena naiknya permukaan air,” jelas Gubernur Estahban, Yousef Kargar.

IRNA melaporkan, Wakil Presiden pertama Iran, Mohammad Mokhber, meminta kepada gubernur provinsi Fars untuk terus menyelidiki kasus ini dan memberikan uang kompensasi kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

Gubernur provinsi Fars yang menyatakan Minggu (24/7) sebagai hari berkabung.

Otoritas memperingatkan, akan ada curah hujan yang lebih kuat ke depannya karena krisis iklim yang memperkuat cuaca ekstrem ini.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya