Berita

Garis polisi dipasang di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo/RMOL

Presisi

Ferdy Sambo dan Istri Berikut Sejumlah Saksi Bakal Dihadirkan dalam Rekonstruksi

MINGGU, 24 JULI 2022 | 00:50 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kasus baku tembak di rumah dinas Ferdy Sambo terus berjalan. Sejauh ini, tim penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya telah melakukan dua kali melakukan pra rekonstruksi.

Pertama pra rekonstruksi dilakukan di Polda Metro Jaya sebagai asumsi tempat kejadian perkara (TKP) dan kedua, di TKP kediaman dinas Kadiv Propam nonaktif Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu pagi (23/7).

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi yang memimpin jalannya pra rekonstruksi ini menjelaskan bahwa, hal ini dilakukan untuk mencocokan apa yang telah dilakukan oleh Polda Metro Jaya.


Berikut, kata Andi, rekonstruksi ini Mabes Polri menurunkan bantuan teknis seperti laboratorium forensik (labfor), kedokteran forensik dan Inafis Bareskrim Polri. Pra rekonstruksi Andi menjelaskan, hanyalah dihadiri oleh para penyidik belum menghadirkan langsung sejumlah saksi dalam peristiwa itu.

Diketahui sudah empat saksi yang diperiksa dalam peristiwa tewasnya Brigpol Yosua Hutabarat, diantaranya Irjen Ferdy Sambo bersama istrinya Putri Candrawati.

“Pra rekontruksi dengan rekonstruksi beda, karena pra rekonstruksi itu tidak mengahadirkan (saksi) hanya mengahadirkan penyidik yang berperan sebagai pemain pengganti. Nanti pas rekonstruksi akan menghadirkan seluruh saksi,” kata Andi di kediaman dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (23/7).

Dalam rekonstruksi nanti, Andi menyampaikan bahwa pihaknya bakal mencocokan apa yang dilaporkan oleh sejumlah saksi saat dilakukan pemeriksaan alias BAP.

“Kita mencocokan sesuai dengan apa yang dilaporkan saksi ya. Semua adegan yang terkait dengan peristiwa tembak menembak,” beber Andi.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya