Berita

Horacio Manuel Cartes/Net

Dunia

AS Memasukkan Mantan Presiden Paraguay Horacio Cartes dalam Daftar Hitam atas Dugaan Korupsi

SABTU, 23 JULI 2022 | 06:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mantan presiden Paraguay Horacio Manuel Cartes Jara dan 3 anaknya, masuk dalam daftar hitam AS.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dalam pernyataannya mengatakan, Cartes terlibat dalam kasus korupsi dan berafiliasi dengan kelompok 'teroris'.

"Cartes menghalangi penyelidikan internasional besar-besaran terhadap kejahatan transnasional untuk melindungi dirinya dan rekan kriminalnya dari kemungkinan penuntutan dan kerusakan politik," ujar Blinken, seperti dkutip dari Reuters.


Tindakan Cartes, yang menjabat sebagai presiden Paraguay pada 2013 hingga 2018, dianggap merusak stabilitas institusi demokrasi Paraguay.  

"Selain itu, tindakan ini memungkinkan dan melanggengkan keterlibatan Cartes yang baru-baru ini didokumentasikan dengan organisasi teroris asing dan entitas lain yang ditunjuk AS yang merusak keamanan Amerika Serikat terhadap kejahatan transnasional dan terorisme dan mengancam stabilitas regional," Blinken menambahkan.

Blinken kembali menegaskan informasi tersebut melalui akun Twitter-nya, di mana ia mencatat bahwa negaranya berkomitmen untuk "mendukung demokrasi dan mempromosikan akuntabilitas pejabat yang korup.

AS memberikan sanksinya kepada Cartes berdasarkan pasal 7031(c) dari Department of State, Foreign Operations and Related Programs Appropriations Act tahun 2022, di mana pejabat yang ditunjuk dan anggota keluarga dekat mereka umumnya tidak dapat memasuki Amerika Serikat.

Tiga anak Cartes yang sudah dewasa, Juan Pablo Cartes Montana, Sofia Cartes Montana, dan María Sol Cartes Montana, juga masuk daftar hitam.

Cartes, yang saat ini berusia 66 tahun, memiliki perusahaan tembakau dan kerajaan ritel yang luas. Hingga saat ini belum terdengar komentarnya atas keputusan AS.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya