Berita

Vaksin Covaxin/Net

Dunia

Bharat Biotech: Booster Covaxin Tingkatkan 40 Kali Kekebalan Terhadap Covid-19

JUMAT, 22 JULI 2022 | 08:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Booster atau dosis ketiga vaksin Covid-19 buatan India, Covaxin, diyakini dapat meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit tersebut hingga 40 kali.

Bharat Biotech yang berbasis di Hyderabad pada Rabu (20/7) mengumumkan, pemberikan booster Covaxin setelah enam bulan vaksinasi dua dosis dapat secara dramatis meningkatkan respons antibodi terhadap strain homolog dan heterolog, baik Alpha, Beta, Delta, Delta Plus dan Omicron.

Selain itu juga menunjukkan peningkatan respons sel B memori pada subjek dalam uji klinis terkontrol.


Perusahaan mengatakan temuan ini berdasarkan studi komprehensif yang menunjukkan beberapa manfaat Covaxin, seperti dimuat ANI News.

Studi tersebut menyebut respons sel T kuat yang diinduksi Covaxin bertahan hingga enam bulan, bahkan setelah penurunan antibodi. Respon sel T ini telah ditindaklanjuti hingga 12 bulan pada individu yang divaksinasi, terlepas dari penerimaan dosis ketiga.

Respons sel T pada gilirannya membantu menghasilkan respons memori sel B, pada paparan ulang antigen. Dengan demikian, Covaxin memberikan kekebalan jangka panjang.

Bharat Biotech mengatakan respons imun menurun pada enam bulan tetapi meningkat 40 kali lipat pada subjek yang menerima dosis booster. Respons imun saat dinilai terhadap varian yang menjadi perhatian bahkan bertahan hingga 12 bulan.

Penelitian sendiri dilakukan pada 184 subjek, baik yang menerima dosis booster Covaxin atau plasebo, 6 bulan setelah vaksinasi dua dosis.

Menurut Bharat Biotech, Covaxin diformulasikan secara unik sehingga dosis yang sama dapat diberikan kepada orang dewasa dan anak-anak, untuk dosis primer dan booster, menjadikannya vaksin universal.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya