Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

GP Ansor Puji Jokowi sebagai Pemimpin yang Berani Ambil Resiko

JUMAT, 22 JULI 2022 | 03:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bendahara Umum GP Anshor Pusat Addin Jauharuddin menganggap Presiden Joko Widodo telah meninggalkan sejumlah warisan atau legacy di menjelang akhir masa jabatannya sebagai presiden selama dua periode, salah satunya warisan model kepemimpinan yang berani.

“Legacy yang paling penting sebenarnya yang simple dari semua itu, Jokowi punya model kepemimpinan yang satu cara berpikirnya sangat-sangat simple, yaitu berani mengambil risiko. Kadang-kadang juga berani bertabrakan dengan orang banyak untuk kepentingan nasional,” kata Addin kepada Kantor Berita Politik RMOL, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (21/7).

Dia mengatakan, kepemimpinan Indonesia selama ini meneruskan gagasan lama dengan inovasi gagasan baru, namun Presiden Joko Widodo merupakan presiden yang berani sepanjang kepemimpinan di Indonesia.


"Selebihnya ada gagasan baru dan juga ada gagasan lama sebenarnya, tapi kata kuncinya beliau (Jokowi) berani untuk mengeksekusi, misalnya ibukota itu kalau enggak kuat betul mentalnya itu enggak mungkin ibukota pindah, tapi karena mentalnya kuat akhirnya undang-undang pun diresmikan,” ujarnya.

Menurutnya, banyak orang yang menilai warisan yang ditinggalkan Jokowi merupakan hal biasa yang pernah dilakukan pemerintah sebelumnya, namun keunggulan Jokowi mampu menaruh perhatian yang besar terhadap anak muda.

"Ya bagi orang biasa, tapi faktanya kita punya presiden dari periode ke periode juga sama enggak berani. Kemudian yang kedua adalah ya tentu perhatian pada sumber daya anak muda, kemudian digital,” tutupnya.



Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya