Berita

Pendiri Microsoft, Bill Gates dan Perdana Menteri India, Narendra Modi/Net

Dunia

India Capai Tonggak Sejarah 2 Miliar Vaksinasi, Bill Gates: Selamat PM Modi

KAMIS, 21 JULI 2022 | 08:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India telah mencapai tonggak sejarah baru karena berhasil memberikan 2 miliar dosis vaksin Covid-19 kepada warganya. Pencapaian ini juga diapresiasi oleh Bill Gates.

Di Twitter, pendiri Microsoft itu memberikan ucapan selamat kepada Perdana Menteri India Narendra Modi atas pencapaian pemerintahannya itu.

"Selamat @narendramodi atas tonggak sejarah pemberian 2 miliar vakinasi. Kami berterima kasih atas kemitraan berkelanjutan kami dengan produsen vaksin India dan pemerintah India untuk mengurangi dampak Covid-19," kata Gates pada Rabu (20/7).


Gates sendiri telah beberapa kali memuji India atas program vaksinasinya. Salah satunya ketika ia bertemu dengan Menteri Kesehatan India, Union Mansukh Mandaviya di World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, pada 19 Mei lalu.

"Keberhasilan India dengan dorongan vaksinasi dan penggunaan teknologi untuk mendorong hasil kesehatan dalam skala besar menawarkan banyak pelajaran bagi dunia," kata Gates ketika itu.

Menurut Hindustan Times, India meluncurkan program vaksinasi Covid-19 terbesar di dunia pada Januari tahun lalu. Capaian 2 miliar vaksin dicapai pada Minggu (17/7), atau 18 bulan setelah upaya vaksinasi dimulai.

"India menciptakan sejarah lagi! Selamat kepada semua orang India karena melewati angka khusus 2 miliar dosis vaksin. Bangga dengan mereka yang berkontribusi membuat upaya vaksinasi India tak tertandingi dalam skala dan kecepatan. Ini telah memperkuat perjuangan global melawan Covid-19,” kata Modi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya