Seorang demonstran membeton tangannya sebagai aksi protes atas naiknya bahan bakar di Panama City/Twitter @WallStreetSilv
Seorang demonstran membeton tangannya sebagai aksi protes atas naiknya bahan bakar di Panama City/Twitter @WallStreetSilv
Protes datang lantaran kondisi ekonomi yang sulit di negara yang berpenduduk hampir 4,4 juta orang ini. Dikabarkan Panama mengalami inflasi sekitar 4,2 persen pada bulan Mei bersamaan dengan tingkat pengangguran yang mencapai 10 persen, dan harga bahan bakar yang naik hampir 50 persen sejak Januari.
Pada Minggu (17/7), pemerintah dan para demonstarn termasuk pemimpin adat, telah mengumumkan kesepakatan untuk mengakhiri aksi ini.
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 01 September 2026 | 15:17
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
Sabtu, 05 September 2026 | 16:59
UPDATE
Kamis, 10 September 2026 | 10:25
Kamis, 10 September 2026 | 10:10
Kamis, 10 September 2026 | 10:06
Kamis, 10 September 2026 | 09:57
Kamis, 10 September 2026 | 09:39
Kamis, 10 September 2026 | 09:38
Kamis, 10 September 2026 | 09:31
Kamis, 10 September 2026 | 09:18
Kamis, 10 September 2026 | 09:11
Kamis, 10 September 2026 | 09:04