Berita

Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad/Repro

Politik

Megawati Singgung Krisis Pangan, Gerindra: Food Estate yang Sudah Bagus Seperti Hilang di Tengah IKN

SELASA, 19 JULI 2022 | 16:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Potensi terjadinya krisis pangan yang dikhawatirkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri turut dirasakan anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad.

Menurut KS, sapaan akrab Kamrussamad, jika krisis pangan terjadi di Indonesia maka itu sangat mengerikan dampaknya. Itu bisa mengarah pada krisis politik yang tentu saja tidak diharapkan oleh semua elemen bangsa Indonesia.  

Terlebih, hingga kini KS belum mengetahui pasti bagaimana kondisi riil pangan nasional saat ini.


“Itu yang saya ngeri sebetulnya. Coba kita tanya dong pemerintah, stok kita ini persediaan di Pulau Jawa di mana aja lokasinya? Gudang logistiknya ada di mana? Berapa stok beras, padi, susu,” ungkap KS saat menjadi narasumber dalam serial diskusi Teras Politik Kantor Berita Politik RMOL bertajuk “Peringatan IMF dan Antisipasi Kebangkrutan Indonesia” pada Selasa sore (19/7).

“Ini yang ngeri, kita gak pernah kita dapet nih updatenya, tiba-tiba bicaranya inflasi terkendali, dalam negeri atau import produksi kita di mana saja nih?” imbuhnya.

Di sisi lain, politikus Partai Gerindra ini menyebut inisiatif pemerintah membangun food estate dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional. Hanya saja, ia menyesalkan kebijakan yang sangat visioner tersebut seperti dibiarkan begitu saja oleh pemerintah.

Pemerintah justru terkesan lebih fokus pada upaya memindahkan Ibu Kota Negara (IKN) baru, di saat negara-negara di dunia mengantisipasi stok pangan nasionalnya masing-masing dan ancaman resesi yang di depan mata pascapandemi.  

“Jadi, arah kebijakan food estate sudah bener, cuma IKN-nya lebih kenceng daripada food estatenya nih,” sesalnya.

Atas dasar itu, dia meminta pemerintah untuk tidak menganggap enteng persoalan pangan nasional. Sebab, itu berkaitan dengan kebutuhan primer masyarakat.

“Ingat resesi ekonomi yang harus kita waspadai bergesernya menjadi krisis politik, dan itu jangan sampai terjadi di Indonesia,” tegasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya