Berita

Menteri Keuangan Amerika Serikat, Janet Yellen/Net

Dunia

Putus Ketergantungan Pada China, AS Beralih ke Korea Selatan

SELASA, 19 JULI 2022 | 09:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) berkomitmen untuk mengakhiri ketergantungan pada China untuk berbagai pasokan, seperti panel surya atau barang-barang penting.

Menteri Keuangan AS, Janet Yellen mengatakan, langkah tersebut merupakan pencegahan ketika Beijing memotong pasokan seperti yang telah dilakukan ke negara lain.

"Rantai pasokan yang tangguh berarti keragaman sumber pasokan dan menghilangkan sejauh yang kami bisa kemungkinan bahwa saingan geopolitik akan dapat memanipulasi kami dan mengancam keamanan kami," ujarnya di Seoul pada Senin malam (18/7).


Untuk itu, Yellen mendorong peningkatan hubungan perdagangan dengan Korea Selatan demi meningkatkan ketahanan rantai pasokan dan mencegah kemungkinan manipulasi oleh saingan geopolitik.

Kekhawatiran Yellen ini juga akan disuarakan dalam pidato kebijakan di Seoul pada Selasa (19/7).

Menurut kutipan sambutannya, Yellen mengatakan Korea Selatan memiliki kekuatan luar biasa dalam hal sumber daya, teknologi, kemampuan, dan perusahaan untuk berinvestasi di AS.

"Mereka memiliki kapasitas besar untuk memproduksi semikonduktor canggih. Sangat penting mengingat ketergantungan besar Amerika Serikat pada Semikonduktor Taiwan," tambahnya, seperti dikutip Reuters.

Seorang pejabat senior di Departemen Keuangan AS mengatakan sangat penting untuk mengurangi ketergantungan AS pada ekspor China tertentu karena Beijing telah memotong pasokan ke negara-negara seperti Jepang di masa lalu.

Hal yang sama juga dilakukan Beijing ke Australia dan Lithuania, ditambah berbagai tekanan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya