Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Iran Akui Kini Sudah Mampu Bikin Bom Nuklir

SENIN, 18 JULI 2022 | 08:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Iran mengakui sudah mampu membuat bom nuklir dengan kemampuannya saat ini. Kendati begitu Teheran belum memutuskan apakah akan membuatnya.

Penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Kamal Kharrazi, mengungkap pihaknya telah memperkaya uranium hingga 60 persen, dan dapat meningkatkannya menjadi 90 persen atau yang dibutuhkan untuk membuat bom nuklir.

"Dalam beberapa hari kami dapat memperkaya uranium hingga 60 persen, dan kami dapat dengan mudah menghasilkan 90 persen uranium yang diperkaya," ujarnya kepada Al Jazeera pada Minggu (17/7).


"Iran memiliki sarana teknis untuk menghasilkan bom nuklir, tetapi belum ada keputusan untuk membuatnya," tambah dia.

Komentar Kharrazi yang menyebut Iran mungkin membuat senjata nuklir adalah hal yang langka, mengingat Teheran selama ini menolak program nuklirnya digunakan untuk membuat senjata.

Adapun komentar itu muncul sehari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengakhiri perjalanan empat harinya ke Israel dan Arab Saudi. Biden bersumpah untuk menghentikan upaya Iran mendapatkan senjata nuklir.

Iran kembali melanjutkan program nuklirnya setelah mantan Presiden Donald Trump menarik AS dari kesepakatan nuklir Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) pada 2018.

Berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani pada 2015 itu, ambang batas uranium yang diperkaya Iran adalah 3,67 persen. Itu jauh dari uranium yang sudah diperkaya Iran saat ini hingga 60 persen.

Tahun lalu, menteri intelijen Iran mengatakan tekanan Barat dapat mendorong Teheran untuk membuat senjata nuklir, yang pengembangannya dilarang oleh Khamenei dalam sebuah fatwa, atau dekrit agama, pada awal 2000-an.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya