Berita

(Tengah) Wakil Menteri Luar Negeri Venezuela untuk Asia, Timur Tengah dan Oseania, Capaya Rodriguez/RMOL

Dunia

Mulai Pulih, Ekonomi Venezuela Terus Melesat

JUMAT, 15 JULI 2022 | 11:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Blokade terhadap minyak membuat ekonomi Venezuela selama ini babak belur, mengingat Caracas sangat bergantung pada sektor tersebut.

Namun dalam beberapa waktu terakhir, ekonomi Venezuela mulai mengalami kebangkitan, bahkan memiliki prospek pertumbuhan ekonomi terbesar di Amerika Latin dan Karibia.

Komisi Ekonomi PBB untuk Amerika Latin dan Karibia (ECLAC) memperkirakan pertumbuhan PDB Venezuela akan mencapai 5 persen pada tahun 2022.


Sementara Credit Suisse Group memperkirakan pertumbuhan ekonomi Venezuela menembus 20 persen pada periode yang sama. Lembaga dan pakar lain juga memprediksi pertumbuhan hingga dua digit.

Menurut Wakil Menteri Luar Negeri Venezuela untuk Asia, Timur Tengah dan Oseania, Capaya Rodriguez, negaranya telah mengimpor 80-90 persen dari semua pangan yang dikonsumsinya selama lebih dari satu abad.

"Untuk pertama kalinya, pada tahun 2021, produksi pangan mencapai 70 persen dari konsumsi domestik dan saat ini, kami memproduksi 93 persen dari apa yang kami konsumsi," tambahnya, ketika berbicara di Taman Makam Pahlawan, Kalibata pada Jumat pagi (15/7).

Pulihnya ekonomi Venezuela juga terlihat dari akselerasi pertumbuhan ekspor nontradisional, yaitu naik hingga 76 persen pada tahun lalu.

Di samping itu, terjadi perlambatan inflasi dan penguatan mata uang bolivar.

"Poin penting lainnya, juga terkait dengan pemulihan negara saya, adalah kembalinya perusahaan-perusahaan Eropa dan AS, terutama di sektor minyak," tambah Rodriguez.

Dengan berbagai investasi yang berdatangan, ia mengatakan, produksi minyak Venezuela diharapkan akan membantu stabilitas harga dan mengatasi krisis energi yang mengancam dunia saat ini.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya