Berita

Puan Maharani saat bertemu Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Sama-sama Ingin Majukan Indonesia, Peluang Puan-AHY untuk Pilpres 2024 Terbuka Lebar

JUMAT, 15 JULI 2022 | 05:13 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pernyataan Partai Demokrat yang menyatakan komunikasi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Puan Maharani berjalan baik disambut terbuka oleh PDIP.

Pernyataan bermuatan positif itu pun memunculkan spekulasi tentang kemungkinan adanya skema pasangan Puan Maharani-AHY untuk pemilihan presiden (Pilpres) di tahun 2024 mendatang.

Pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiludin Ritonga berpendapat bahwa peluang PDIP dan Demokrat berkoalisi terbuka karena faktor Puan dan AHY yang bisa menyatukan kepentingannya.


Menurut Jamiludin, peluang koalisi terbuka ketika kedua partai memiliki basis kepentingan kepentingan politik yang sama. Apalagi, sosok Puan dan AHY sama-sama muda dan punya komitmen sama memajukan Indonesia.

"Keduanya juga sama-sama berasal dari nasionalis. Karena itu, tidak sulit bagi mereka berdua untuk menyelaraskan kepentingan yang sama," demikian kata Jamiludin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (15/7).

Bacaan politik mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta ini, jika Puan dan AHY memiliki kepentingan yang sama, besar kemungkinan akan mendapat restu dari kedua orangtuanya.

"Restu Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yodhoyono (SBY) diperlukan karena mereka tokoh yang sangat dihormati di negeri tercinta," demikian analisa Jamiludin.

Dalam pandangan Jamiludin, restu SBY dan Megawati diperlukan untuk mendapat dukungan dari kader dan simpatisan kedua partai.

"Dukungan tersebut diperlukan untuk memenangkan AHY dan Puan bila nantinya dicalonkan menjadi pasangan Capres-Cawapres," pungkas Jamiludin.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya