Berita

Dosen Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) sekaligus alumni FISIP UISU, Samsul Bahri Pane/Ist

Nusantara

Kritik Wacana Pencabutan Gelar Akademik Lili Pintauli, Akademisi UISU: Itu Menyakiti Ribuan Alumni

KAMIS, 14 JULI 2022 | 12:02 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Wacana pencabutan gelar akademik mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Lili Pintauli Siregar, oleh pihak Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) justru ditentang oleh dosen kampus tersebut. Wacana ini tidak relevan dengan pengunduran diri Lili sebagai salah satu pimpinan KPK.

"Kampus itu seharusnya melakukan pembelaan melalui BBH UISU atas kasus yang menimpah alumninya. Bukan malah mengevaluasi gelar akademiknya," ucap Dosen Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) dan juga alumni FISIP UISU, Samsul Bahri Pane, kepada Kantor Berita Politik RMOLSumut, Rabu (13/7).  

"Sampai hari ini tidak ada ketentuan bagi alumni yang bermasalah hukum akan dicabut gelar akademiknya," imbuhnya.


Menurut Samsul, itu hak alumni menggunakan gelar akademik jika sudah menyelesaikan kewajiban akademiknya. Sehingga seharusnya pihak universitas memberikan pembelaan kepada alumninya yang tersandung kasus.

"Apalagi masih dalam proses hukum, marwah alumni harus diperjuangkan civitas akademika. Sepanjang yang kita tahu, orang yang berstatus terdakwa korupsi tidak pernah mengkaji atau mengevaluasi gelar akademiknya," jelasnya.

Bahkan, tegas Samsul, jika perlu IKA (Ikatan Alumni) UISU harus menyampaikan pernyataan sikap dan memberikan kajian hukum terkait persoalan yang dihadapi oleh alumni UISU (Lili Pintauli Siregar red). IKA UISU juga harus memberikan pokok pikiran terhadap pimpinan akademika (Rektorat UISU) agar berpihak kepada alumni.

"Sedih kita membaca dan mendengar informasi jika ada yang berpikir mengkaji ingin mencabut gelar akademik Lili Pintauli Siregar. Cara berpikir seperti itu sama saja menyakiti ribuan alumni UISU. Bukankah saat berprestasi di agung-agungkan sebagai alumni, tiba saatnya alumni yang diduga menghadapi masalah terbesit pikiran untuk mencabut gelar akademiknya. Ini tidak boleh terjadi di UISU," tegas Samsul.

Lebih lanjut, jika ingin mengkaji, jangan mengkaji pencabutan gelar, tetapi mengkaji perubahan kurikulum. Khusus kasus Lili Pintauli Siregar bukankah Fakultas Hukum UISU telah berulangkali melakukan perubahan kurikulum.

Kasus yang dihadapi Lili Pintauli Siregar tidak berhubungan dengan gelar akademik misalnya plagiat skripsi atau nilai akademik. Kalau itu yang terjadi maka gelarnya perlu dipertanyakan atau dikaji.

"Pola sikap dan pola tindakan tercermin dari statement Sakhyan Asmara yang termuat dimedia yang tersebar di medsos. Maka sebaiknya berpikir dulu sebelum bersikap. Jangan bersikap baru berpikir," pungkasnya.

Wacana evaluasi gelar akademik Lili diapungkan oleh Sakhyan Asmara. Kepada beberapa media, ia berpendapat pencabutan gelar akademik terhadap Lili oleh UISU perlu dikaji, karena kasus yang membuatnya mengundurkan diri dianggap mencoreng nama universitas tersebut mengingat Lili merupakan alumninya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Matador Pulangkan Belgia di Menit Akhir

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:14

Pengadaan Batu Bara Belum Tentu Penyebab Blackout Sumatera

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:05

Ijazah Asli Jokowi Dipastikan Sama seperti Unggahan Dian Sandi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:45

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Jampidsus Febrie Resmi Mundur

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:23

Antara VAR dan Tuduhan Argentina Anak Emas FIFA

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:02

Pemerintah Dukung Kortastipidkor Usut Tuntas Perkara Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:35

Pernyataan Febrie Dinilai Upaya Kendalikan Narasi di Tengah Deretan Fakta

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:33

Demo Copot Jampidsus Febrie

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:24

Akademisi University Swedia Teliti Penanggulangan Bencana PMI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:11

Selengkapnya