Berita

Mahkamah Konstitusi (MK)/Net

Politik

Garuda: Presidential Threshold Langgar UUD Itu Kewenangan MK, Bukan Parpol

KAMIS, 14 JULI 2022 | 09:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kesesuaian ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold dengan konstitusi murni menjadi keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Partai politik atau masyarakat bebas menilai dan menggugat presidential threshold jika dirasa tidak sesuai dengan UUD 1945. Namun keputusan finalnya tetap ada di MK.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi merespons putusan MK baru-baru ini yang menolak gugatan ambang batas pencalonan presiden oleh partai politik dan DPD RI.


"Yang punya kewenangan secara hukum untuk menentukan, menilai dan menyatakan presidential threshold bertentangan dengan UUD 45 bukan partai politik, tokoh politik, atau masyarakat, tapi MK," kata Teddy Gusnaidi dalam keterangannya, Kamis (14/7).

Menurutnya, MK merupakan pihak penentu dan penafsir tunggal undang-undang atas UUD 45, tidak ada yang lain.

Oleh karenanya, ia tidak sependapat dengan beberapa pihak yang menilai putusan MK menolak gugatan PT 20 persen bertentangan dengan UUD.

"Mereka memohon ke MK, tapi mereka memaksa untuk mengikuti keinginan mereka. Ini jelas bukan sikap yang baik. Ini negara hukum," tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya