Berita

Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono/Ist

Politik

Optimistis Kursi Bupati Bekasi Bakal Diduduki Kadernya, PDIP Jabar Masih Cari Calon

KAMIS, 14 JULI 2022 | 09:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebuah keinginan besar akan diperjuangkan PDI Perjuangan Jawa Barat pada Pemilu dan Pilkada 2024. PDIP memastikan menargetkan akan menempatkan kadernya duduk di kursi Bupati Bekasi dan Gubernur Jabar.

"Bupati Bekasi dan Gubernur Jawa Barat nanti harus dari PDI Perjuangan dong," kata Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono, ditemui usai acara Reses III Tahun Sidang 2021-2022 anggota DPRD Jabar, Jejen Sayuti, di Kantor Desa Sukadami, Cikarang Selatan, Rabu (13/7).

Meski begitu, pria yang juga merupakan anggota Komisi IV DPR RI tersebut menyatakan, baik pemilihan kepala daerah, anggota legislatif maupun presiden, secara umum harus diawali dengan torehan suara partai di wilayah masing-masing.


"Apapun yang akan kita lakukan untuk Pilkada Serentak 2024 nanti, tidak terlepas dari Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif. Sehingga tentunya saat ini saya menggerakkan tiga pilar partai untuk terus-menerus bekerja. Kursi bupati dan gubernur Jabar dari PDI Perjuangan harus diawali dengan kemenangan kami di Jawa Barat dan juga di Kabupaten Bekasi," tuturnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Hal tersebut, sambung Ono, seperti instruksi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang menginginkan agar seluruh kader dari partainya terus mendekatkan diri ke masyarakat bawah.

"Ibu Ketua Umum sering mengatakan bahwa jangan ada kader yang berada di zona nyaman, untuk petugas-petugas partai yang duduk di eksekutif dan legislatif harus turun di tengah-tengah rakyat," terang Ono.

Ono pun mengaku hingga kini belum mengantongi nama-nama yang akan diajukan kepada Megawati sebagai bakal calon bupati (bacabup) Bekasi pada Pemilu 2024.

"Belum ada nama bacabup, belum," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya