Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani/Net

Politik

Dinilai Perjuangkan Hak Perempuan, Puan Maharani akan Dianugerahi Doktor Kehormatan Universitas di Korsel

KAMIS, 14 JULI 2022 | 08:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gelar Doktor Honoris Causa segera diraih Ketua DPR RI Puan Maharani dari Universitas Nasional Pukyong atau Pukyong National University (PKNU), Korea Selatan. Sedianya gelar ini akan diberikan lantaran Puan dinilai telah berdedikasi tinggi dalam memperjuangkan hak-hak perempuan selama ini.

Undangan pemberian anugerah gelar Doktor Honoris Causa untuk Puan disampaikan langsung oleh President PKNU, Dr. Young-Soo Jang di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu kemarin (13/7).

Kata Young-Soo Jang, PKNU memberikan penghargaan karena Puan banyak memperjuangkan keseteraan gender atau gender equality.


“Alasan kami menganugerahkan gelar kehormatan kepada Ibu Ketua adalah karena sumbangan pemikiran beliau, dan juga pencapaian beliau sebagai first woman speaker of the House Representatives, DPR RI," kata Young-Soo Jang usai bertemu Puan.

Young-Soo Jang berharap, pemberian gelar kepada Puan akan menginspirasi perempuan untuk dapat berperan lebih dalam politik.

"Jadi melalui pencapaian, dedikasi Ibu Puan, kami harap kaum wanita baik di Indonesia maupun Korea dapat inspirasi," jelas Young-Soo Jang.

Sementara itu, Puan menyampaikan rasa terimakasih kepada PKNU atas anugerah gelar kehormatan yang diberikan untuknya.

“Saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan rasa terima kasih atas rencana Pukyong National University, Korea Selatan, yang berniat memberikan anugerah gelar Doktor Honoris Causa kepada saya,” ucap Puan.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu mendapat gelar kehormatan Doktor Honoris Causa dari Universitas Bucheon atas kontribusinya dalam bidang pemberdayaan perempuan dan bidang politik. Puan menyatakan, memperjuangkan hak perempuan telah menjadi visi dan misi dirinya dalam mengabdi untuk rakyat.

“Selama ini, saya berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak para perempuan agar dapat berkiprah dan berperan nyata di dalam bidang politik,” tutur mantan Menko PMK itu.

“Melalui bidang politik, para perempuan dapat berkontribusi memperjuangkan hak seluruh rakyat Indonesia, terutama hak-hak bagi perempuan dan anak,” lanjut Puan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya