Berita

Aksi protes damai di Zhengzhou, ibukota Provinsi Henan, China pada Minggu (10/7)/Net

Dunia

Bentrokan Pecah Ketika Kerumunan Nasabah Bank di China Tuntut Uang Tabungan Dikembalikan

RABU, 13 JULI 2022 | 11:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Lebih dari 1.000 orang melakukan aksi protes damai yang berakhir kacau di Zhengzhou, ibukota Provinsi Henan, China pada Minggu (10/7).

Aksir protes dilakukan oleh nasabah bank yang mengaku simpanan mereka telah dibekukan di empat cabang di Provinsi Henan. Hal itu membuat mereka kesulitan, terlebih dengan kebijakan penguncian Covid-19.

Menurut CNN, para deposan telah melakukan beberapa kali protes selama dua bulan terakhir, namun tuntutan mereka diabaikan.


Sehingga pada Minggu, mereka menggelar aksi protes besar-besaran, dan menjadi yang terbesar di China sejak pandemi Covid-19 melanda.

Bulan lalu, otoritas Zhengzhu bahkan menggunakan aplikasi pelacak Covid-19 untuk membatasi pergerakan deposan dan menggagalkan aksi protes.

Kali ini, sebagian besar pengunjuk rasa tiba di luar kantor Bank Rakyat China sebelum fajar, untuk menghindari cegatan pihak berwenang.

Kerumunan yang termasuk orang tua dan anak-anak, menduduki tangga di luar bank, sembari meneriakkan slogan-slogan dan mengangkat spanduk.

"Bank Henan, kembalikan tabungan kami!" teriak mereka, sembari mengibarkan bendera China.

Salah satu spanduk bertuliskan "Melawan Korupsi dan Kekerasan Pemerintah Henan" dalam bahasa Inggris.

Sementara itu juga terdapat potret besar mendiang pemimpin China, Mao Zedong, yang ditempel di sebuah pilar di pintu masuk bank.

Di seberang jalan, ratusan polisi dan petugas keamanan berkumpul dan mengepung lokasi. Pengunjuk rasa melempar botol dan benda-benda kecil pada petugas.

Akhirnya bentrokan terjadi, ketika petugas menyeret para pengunjuk rasa menuruni tangga, memukuli mereka.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Kasus Video CCTV Restoran, Nabilah O’Brien Siap Hadiri RDPU Komisi III DPR

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:16

Indeks Utama Wall Street Berguguran Saat Perang Diprediksi Berlangsung Lama

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:03

Ketegangan Timur Tengah Bayangi Pasar Saham, Ini Sektor yang Paling Terdampak

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:49

Bursa Eropa Terguncang: Harga Energi Melonjak, Saham Berguguran

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:38

Putin Diduga Bantu Iran Bidik Aset Militer AS di Timur Tengah

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:21

Menkeu Berencana Tambah Penempatan Dana Rp100 Triliun ke Perbankan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:03

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bedah Pemikiran Islam Bung Karno: Posisi RI di Board of Peace Jadi Sorotan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:32

Roy Suryo Cs Berpeluang Besar Lolos dari Jerat Hukum

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:19

Kalam Kiai Madura

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:13

Selengkapnya