Berita

Aksi protes ribuan warga di depan istana kepresidenan Sri Lanka/Net

Dunia

India Bantah Kirim Pasukan ke Sri Lanka Selama Protes Tak Terkendali

SENIN, 11 JULI 2022 | 08:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India membantah dengan tegas laporan media yang menyebut New Delhi telah mengirim pasukan ke Sri Lanka ketika kekacauan semakin tidak terkendali di negara tersebut.

Bantahan disampaikan oleh Komisi Tinggi India di Sri Lanka lewat pernyataannya pada Minggu (10/7). Begitu yang dilaporkan ANI News.

"Komisi Tinggi ingin dengan tegas menyangkal laporan spekulatif di bagian media dan media sosial tentang India yang mengirim pasukannya ke Sri Lanka. Laporan ini dan pandangan semacam itu juga tidak sesuai dengan posisi Pemerintah India," kata komisi.


Sementara itu, jurubicara Kementerian Luar Negeri India dengan tegas menyatakan bahwa India mendukung rakyat Sri Lanka yang berusaha mewujudkan aspirasi mereka untuk kemakmuran dan kemajuan melalui cara dan nilai-nilai demokrasi, institusi yang mapan dan kerangka konstitusional.

"Kami terus mengikuti perkembangan terakhir di Sri Lanka. India berdiri bersama rakyat Sri Lanka saat mereka berusaha mewujudkan aspirasi mereka untuk kemakmuran dan kemajuan melalui cara dan nilai-nilai demokrasi," kata jurubicara Kementerian Luar Negeri India, Arindam Bagchi.

India menjadi salah satu negara yang memberikan bantuan kepada Sri Lanka. Untuk tahun ini, lebih dari 3,8 miliar dolar AS telah diberikan India kepada Sri Lanka untuk memperbaiki situasi ekonomi.

Situasi ekonomi yang memburuk di Sri Lanka telah menyebabkan meningkatnya ketegangan dan selama beberapa minggu terakhir.

Pada Sabtu (9/7), ribuan pengunjuk rasa menyerbu masuk ke kediaman resmi Presiden Gotabaya Rajapaksa dan membakar rumah pribadi Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe.

Rajapaksa dan Wickremesinghe telah sepakat untuk mengundurkan diri.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya