Berita

Partai Perindo/Net

Politik

Elektabilitas Tembus 3,8 Persen, Kader Perindo: Kursi DPR Akan Jadi Kenyataan

MINGGU, 10 JULI 2022 | 00:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kerja keras Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Hary Tanoesoedibjo, dan seluruh kader partai dinilai mampu menaikan elektabilitas hingga mencapai 3,8 persen

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPW Partai Perindo DKI Jakarta, Sugiyanto, dalam keterangan yang diterima Kantor Berita RMOLJakarta, Sabtu (9/7).

Menurut Sugiyanto, kenaikan elektabilitas Partai Perindo tidak lepas dari keikhlasan dan kepedulian Hary Tanoesoedibjo dan seluruh kader di pelosok negeri dalam membantu mengatasi persoalan rakyat kecil.


"Kebijakan Partai Perindo selalu terdepan untuk tetap komitmen dan terus berusaha mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia," kata Sugiyanto.

Sugiyanto meyakini, pada Pemilu 2024 nanti, Partai Perindo akan mampu memperoleh kursi DPR RI.

Keyakinan tersebut merujuk fakta hasil survei Kompas pada 26 Mei-4 Juni 2022 di mana elektabilitas Perindo mencapai angka 3,3 persen.

Sedangkan hasil Survei dan Poling Indonesia (SPIN) pada 25-Juni- 5 Juli 2022, elektabilitas Partai Perindo telah mencapai angka 3,8 persen.

"Jadi jika memperhatikan hasil survei SPIN tersebut, tampak jelas bahwa rakyat Indonesia telah menaruh kepercayaan pada Partai Perindo," ujar Sugiyanto.

Eletabilitas Partai Perindo bahkan saat ini telah menyodok PPP yang hanya meraih 3,5 persen dan PAN 1,2 persen.

"Peluang Partai Perindo untuk mendapatkan kursi DPR RI ada di depan mata. Ini bukan mimpi indah tetapi akan menjadi kenyataan," demikian Sugiyanto.

Selain Perindo, hasil survei SPIN juga menyebutkan elektabilitas partai-partai lainnya. Diperkirakan ada 7 partai politik yang tetap akan memiliki wakilnya di Senayan.

PDIP menempati urutan pertama dengan elektabilitas 22,4 persen, diikuti Gerindra 20,7 persen. Lalu Partai Demokrat (8,9 persen), Partai Nasdem (7,1 persen), Partai Golkar (7 persen),

Kemudian diikuti Partai Keadilan Sejahtera (6,4 persen), dan Partai Kebangkitan Bangsa (4,4 persen).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya