Refly Harun/Net
Refly Harun/Net
Begitu pandangan pakar hukum tata negara Refly Harun, saat menanggapi putusan MK menolak Perkara Nomor 52/PUU-XX/2022 yang dimohonkan DPD RI dan Partai Bulan Bintang (PBB), yang disampaikan melalui akun Youtube pribadinya, Sabtu (9/7).
"Dari sini saja cara berpikir MK tidak konsisten. Meminta parpol melaksanakan fungsi sebaik-baiknya, tapi slot untuk menjadi orang nomor 1 (di Indonesia) dibatasi, karena 20 persen (minimal perolehan kursi DPR RI) itu sudah pasti hanya 4 slot saja, tidak mungkin lebih," kata Refly.
Populer
Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27
UPDATE
Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49
Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25
Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59
Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45
Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22
Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59
Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47
Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20
Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59
Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59