Berita

Kapolsek Tambora Kompol Rosana Albertina Labobar /RMOLJakarta

Presisi

Polisi Duga Pria yang Tergeletak Bersimbah Darah di Gang Kecil Tambora Korban Pembunuhan

RABU, 06 JULI 2022 | 22:26 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polisi menduga pria berinisial SM yang ditemukan tewas bersimbah darah dibunuh oleh seseorang.

SM sendiri ditemukan dalam keadaan tergeletak dengan muka bersimbah darah di sebuah gang kawasan Krendang Timur, Tambora, Jakarta Barat, Selasa petang (5/7).

"Ada seseorang pria umur 50 tahun inisial SM bersimbah darah, TKPnya di dalam gang sempit. Jadi, sudah kami pastikan dan sementara sekarang lagi diautopsi dari kasus 338 (pembunuhan)," kata Kapolsek Tambora Kompol Rosana Albertina Labobar kepada wartawan, Rabu (6/7).


Dugaan SM menjadi korban pembunuhan diperkuat dengan adanya luka di bagian belakang telinga.

Bukan hanya itu, polisi juga menemukan senjata tajam berada di sekitar lokasi penemuan jenazah SM.

"Pas di telinga (luka), senjata tajam, jadi di TKP kami amankan satu pisau dan pembungkus pisau," kata Kapolsek yang akrab disapa Ocha.

Kini, pihaknya tengah memeriksa sejumlah saksi untuk dan juga mencari bukti lain salah satunya rekaman CCTV di lokasi kejadian.

"Kami belum tahu, masih dalam penyelidikan. Kami masih mengumpulkan saksi-saksi mulai dari keluarga, teman-teman karena yang bersangkutan (korban) pekerjaannya tukang parkir. Jadi, kami masih melakukan penyelidikan," kata Ocha.

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat pria ditemukan warga dengan kondisi tengkurap di sebuah gang kecil di Jalan Krendang, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (5/7).

Viralnya foto tersebut dikonfirmasi oleh Kanit Reserse Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat AKP Avrilendy Akmam. 

Avrilendy mengatakan, korban tewas dengan kondisi tubuh berlumuran darah. 

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Polri Butuh Reformasi Kultural dan Tetap di Bawah Presiden

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:30

Jokowi Dianggap Stres Akibat Gejala Post-Power Syndrome

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:03

BPKH Limited Perkuat Fondasi Kedaulatan Ekonomi Haji

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:41

Inosentius Samsul Batal jadi Hakim MK Ternyata Ditugaskan ke Danantara

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:21

Polda Metro Tangkap Dua Pria Pembawa Ratusan Pil Ekstasi dari Lampung

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:03

Waketum PKB Tepis Klaim Jokowi soal Revisi UU KPK Inisiatif DPR

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:40

BPKH Genjot Investasi Ekosistem Haji dan Siap jadi Pemain Global

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:15

Santunan hingga Beasiswa Diberikan untuk Keluarga Prajurit yang Gugur

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:47

Penabrak Rumah Anak Jusuf Kalla Seorang Perempuan

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:40

Purbaya Curiga Isu Gratifikasi Pejabat Kemenkeu Diramaikan Pembenci

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:28

Selengkapnya