Berita

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson/Net

Dunia

Menkeu dan Menkes Inggris Mundur karena Kecewa, Pemerintahan Boris Johnson di Ujung Tanduk?

RABU, 06 JULI 2022 | 07:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintahan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berada dalam krisis usai dua menterinya mengundurkan diri. Mereka adalah Menteri Keuangan Rishi Sunak dan Menteri Kesehatan Sajid Javid.

Dalam surat pengunduran dirinya pada Selasa (5/7), Sunak mengatakan dia sedih meninggalkan pemerintah, tetapi telah sampai pada kesimpulan bahwa dia "tidak bisa terus seperti ini".

“Masyarakat berhak mengharapkan pemerintah melakukan dengan baik, kompeten dan serius. Saya menyadari ini mungkin pekerjaan menteri terakhir saya, tetapi saya percaya standar ini layak diperjuangkan dan itulah sebabnya saya mengundurkan diri,” kata Rishi Sunak, seperti dikutip >ANI News.


Javid mengatakan dia telah kehilangan kepercayaan pada kemampuan Boris Johnson untuk memerintah, menyusul berbagai skandal yang menimpa sang PM. Ia kemudian mengatakan tidak bisa lagi melanjutkan dengan hati nurani yang baik.

Ia mengatakan ada banyak anggota parlemen dan masyarakat telah kehilangan kepercayaan pada kemampuan Johnson untuk memerintah demi kepentingan nasional.

"Nilai-nilai yang Anda wakili mencerminkan rekan-rekan Anda, dan mengingat skandal baru-baru ini, publik telah menyimpulkan bahwa partai tidak kompeten atau bertindak dalam kepentingan nasional," kata Javid dalam unggahan di Twitter.

Keluarnya dua menteri utama itu terjadi ketika Johnson meminta maaf karena membiarkan mantan partai Konservatif mencambuk Chris Pincher di jabatannya setelah tuduhan pelanggaran seksual dilakukan terhadapnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya