Berita

Parade militer di Korea Utara/Net

Dunia

Satu Dekade Pembangunan Militer Korea Utara di Tangan Kim Jong Un

RABU, 06 JULI 2022 | 06:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah naik ke tampuk kekuasaan pada 2012, Kim Jong Un menjadikan Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK) atau Korea Utara semakin tidak dapat diremehkan.

Bahkan di tengah kacaunya dunia karena perang, Korea Utara terus tumbuh semakin kuat.

Tujuan Kim adalah mengembangkan Tentara Rakyat Korea (KPA) menjadi tentara yang kuat dalam ideologi dan moralitas. Untuk itu ia mengutamakan ide-ide revolusioner, hingga kekuatan spiritual dan moral pada setiap tentara.


Dalam hal ini, Kim selalu memastikan pelatihan perwira dilakukan agar mereka mampu dan terampil memimpin unit-unit persenjataan dan layanan di semua tingkatan.

Tingkat modernisasi pelatihan tempur di setiap unit juga perlu ditingkatkan, sehingga semua unit dan subunit dapat sepenuhnya melakukan misi tempur apapun.

Setiap prajurit KPA dipersiapkan sebagai ahli perang modern dan prajurit elite yang sangat cakap dalam pertempuran nyata.

Di samping itu, Kim telah menaruh perhatian besar untuk mengembangkan perangkat keras militer dan sarana material KPA lainnya.

Upaya Kim membuahkan hasil karena saat ini Korea Utara mampu memiliki semua senjata absolut, monopoli kekuatan nuklir hanya dalam beberapa tahun, membuat lompatan maju untuk mengembangkan dan memproduksi senjata tipe Juxhe yang tidak diketahui.

Tahun lalu, Korea Utara berhasil melakukan uji tembak rudal taktis tipe baru dan rudal jelajah jarak jauh, termasuk rudal anti-pesawat dan SLBM tipe baru.

Sementara pada tahun ini, Korea Utara juga sukses melakukan uji tembak rudal antarbenua tipe baru, Hwasongpho-17.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya