Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pelaku Penembakan Massal di Chicago Dikenal Suka Musik Keras dan Penyendiri

SELASA, 05 JULI 2022 | 16:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Otoritas Amerika Serikat (AS) telah mengidentifikasi tersangka penembakan massal di Highland Park, Chicago, Illinois. Ia adalah Robert E Crimo Ill yang juga dikenal sebagai Bobby.

Tersangka merupakan pria 22 tahun yang berasal dari daerah pinggiran utara Chicago.

Menurut Biro Investigasi Federal (FBI), selama menjalankan aksinya, ia menggunakan Honda Fit 2010 berwarna silver, dengan pelat nomor DM80653.


Aksi penembakan sendiri terjadi selama parade Hari Kemerdekaan di Highland Park pada Senin (4/7) pukul 10 waktu setempat. Insiden tersebut menewaskan enam orang sementara 24 lainnya terluka.

Penangkapan Crimo terjadi sekitar delapan jam setelah penembakan massal. Ia ditemukan oleh polisi di dekat US Highway 41 dan Buckley Road.

Ketika seorang petugas berusaha menghentikannya, Crimo melarikan diri. Sebanyak lebih dari 100 petugas kemudian dikerahkan untuk proses pencarian hingga akhirnya ia ditangkap.

Di media sosial, Crimo diketahui telah mengunggah video "The Awake Rapper" di YouTube dengan 17 unggahan video.

Dalam satu video, seorang remaja yang terlihat seperti Crimo sedang bermain skateboard dan bermain kasar dengan teman-temannya.

Video yang paling mengerikan diunggah delapan bulan lalu, yang menampilkan cuplikan seorang pemuda di kamar tidur dan ruang kelas bersama dengan kartun seorang pria bersenjata dan orang-orang yang ditembak.

Sebuah blok di dekat Highwood dipenuhi oleh agen FBI yang berkumpul di rumah tempat Crimo diperkirakan tinggal.

"Dia pendiam. Tidak pernah mengatakan apa-apa. Hanya memikirkan bisnisnya, pasang musik kerasnya di skuternya,” kata saudaranya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya