Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Net

Presisi

Jenderal Listyo Sigit: Polarisasi Tidak Boleh Terjadi Lagi pada Pemilu 2024

SELASA, 05 JULI 2022 | 13:28 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Keterbelahan di tengah masyarakat imbas pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang lalu masih dirasakan hingga kini.

Oleh karena itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertekad bahwa jajaranya berupaya untuk mencegah terjadinya polarisasi pada pelaksanaan pemilu 2024 mendatang.

Orang nomor satu di kepolisian ini menyatakan, dampak polarisasi sangat buruk bagi keberlangsungan bangsa Indonesia ke depannya.


“Polarisasi ini tidak boleh lagi terjadi pada pemilu, pilpres, pileg, pilkada serentak 2024. Karena konflik sosial dan perpecahan tentunya menjadi kemunduran bagi bangsa Indonesia," kata Sigit saat menyampaikan sambutan di Hari Bhayangkara ke-76 di Akpol, Semarang, Selasa (5/7).

Komitmen Polri dalam upaya mencegah polarisasi ini, kata Sigit, sudah ditunjukan  dalam tema kegiatan Hari Bhayangkara dengan mengusung tema persatuan dan kesatuan.

Disamping itu, saat menerima audiensi Ketua Dewan Pers beserta jajaran, Kapolri sepakat bahwa peran pers harus dimaksimalkan dalam upaya mencegah adanya polarisasi yang dapat memecah belah persatuan.

"Terkait juga dengan hal-hal yang saat ini dilaksanakan oleh Polri yang biasa dikenal dengan cooling system untuk mencegah terjadinya polarisasi yang akan memecah belah persatuan anak-anak bangsa yang biasanya muncul karena penggunaan politik identitas pada saat pemilu," kata Sigit ketika menerima audiensi Dewan Pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (21/6).


Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya