Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Relakan Luhansk, Pasukan Ukraina Satukan Kekuatan Lawan Rusia di Donetsk Habis-habisan

SELASA, 05 JULI 2022 | 12:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah menarik mundur pasukannya dari Luhansk, Ukraina memfokuskan kekuatan ke wilayah Donetsk, di mana mereka masih menguasai kota-kota besar.

Menurut laporan Reuters, pasukan Ukraina sudah mengambil garis pertahanan baru di Donetsk pada Selasa (5/7).

Luhansk menjadi salah satu dari dua wilayah di Donbas, yang menjadi pusat pertempuran antara Rusia dan Ukraina. Kedua belah pihak telah menderita banyak korban dalam perjuangan untuk Luhansk, terutama selama pengepungan kota kembar Lysychansk dan Sievierodonetsk.


Lysychansk sendiri benteng terakhir Ukraina di Luhansk sebelum akhirnya memutuskan untuk mundur.

Setelah mendeklarasikan keberhasilan menaklukkan Luhansk, Presiden Rusia Vladimir Putin meminta pasukannya untuk beristirahat dan memulihkan kekuatan.

"Ini (Luhansk) adalah kemenangan terakhir Rusia di wilayah Ukraina. (Luhansk) memiliki kota-kota berukuran sedang. Pertempuran berlangsung dari 4 April hingga 4 Juli. Begitu banyak kerugian," kata penasihat Presiden Volodymyr Zelensky, Oleksiy Arestovych.

Arestovych mengatakan, selain pertempuran untuk Donetsk, Ukraina berharap untuk melancarkan serangan balasan di bagian selatan.

"Mengambil kota-kota di timur berarti 60 persen pasukan Rusia sekarang terkonsentrasi di timur dan sulit bagi mereka untuk diarahkan ke selatan," jelasnya.

"Dan tidak ada lagi kekuatan yang bisa didatangkan dari Rusia. Mereka membayar mahal untuk Sievierodonetsk dan Lysychansk," tambah dia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya