Berita

Lokasi penembakan massal di Chicago pada 4 Juli 2022/Reuters

Dunia

Pelaku Penembakan Massal Parade 4 Juli di Chicago Akhirnya Diringkus Polisi

SELASA, 05 JULI 2022 | 08:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Parade untuk memperingati Hari Kemerdekaan Amerika Serikat pada 4 Juli di Chicago Highland Park berubah menjadi mimpi buruk ketika seorang pria menembakkan senjatanya dengan mambabi buta.

Sebanyak enam orang dinyatakan tewas, salah satunya adalah Nicolas Toledo yang berusia 76 tahun. Sementara itu, sedikitnya 36 orang dengan rentang usia 8-85 tahun terluka, sebagian besar akibat tembakan.

Pada Senin (4/7), polisi mengumumkan telah menangkap seorang tersangka, Robert E. Crimo Ill. Ia adalah warga 22 tahun dari daerah tersebut.


Sebuah video yang beredar menunjukkan polisi berhasil mengepung mobil Crimo hingga ia keluar dengan tangan terangkat. Crimo kemudian terbaring di tanah sebelum polisi menahannya.

Sejauh ini polisi belum mengetahui motif tindakan pelaku.

Seorang saksi mengaku telah mendengar sekitar 200 tembakan.

"Itu adalah kekacauan. Sebuah penyerbuan. Orang-orang berlumuran darah tersandung satu sama lain," kata pensiunan dokter Richard Kaufman yang berdiri di seberang jalan dari tempat pria bersenjata itu melepaskan tembakan.

"Kami semua terkejut. Kami pikir itu adalah bagian dari parade," ujar cucunya, Xochil Toledo.

Video yang tersebar di media sosial juga menunjukkan anak-anak yang mengibarkan bendera Amerika, mengendarai sepeda roda tiga atau menikmati perjalanan dengan gerobak yang ditarik oleh orang dewasa, membeku ketika orang-orang di kerumunan berteriak sementara tembakan senjata terdengar.

Satu video ponsel merekam apa yang terdengar sekitar 30 tembakan cepat, jeda, dan kemudian sekitar 30 tembakan lainnya. Di antara dua ledakan itu, seorang wanita terdengar berkata dari sisi rute parade, "Ya Tuhan, apa yang terjadi?"

Polisi mengatakan penembakan itu terjadi dari atap sebuah geung yang dicapai pria bersenjata itu melalui tangga gang yang terpasang di gedung yang tidak aman.

Presiden Joe Biden mengaku terkejut dengan kekerasan senjata yang terjadi pada Hari Kemerdekaan.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya