Berita

Menteri Unifikasi Korea Selatan Kwon Young-se/Net

Dunia

50 Tahun Pernyataan Bersama Selatan-Utara, Korsel Dorong Struktur Dialog Baru Dua Korea

SENIN, 04 JULI 2022 | 16:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Selatan akan mendorong dibuatnya suatu struktur baru untuk dialog dua-Korea, khususnya mengenai masalah denuklirisasi.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Unifikasi Kwon Young-se dalam pidatonya untuk memperingati 50 tahun penandatanganan dokumen bersejarah pada 4 Juli, yaitu Pernyataan Bersama Selatan-Utara.

"Pemerintahan Yoon Suk-yeol akan membuka jalan baru untuk pengembangan hubungan Selatan-Utara yang berkelanjutan, berpegang pada dasar-dasar menghormati semua perjanjian antar-Korea dari pemerintahan sebelumnya," ujar Kwon, seperti dikutip dari Yonhap News Agency.


Kwon menekankan, masalah denuklirisasi Korea Utara tidak boleh ditinggalkan dalam pembicaraan dua Korea.

Untuk itu, diperlukan sebuah struktur pembicaraan baru yang dapat secara efektif membahas denuklirisasi, pembangunan politik dan militer, dan kerja sama ekonomi antar-Korea.

"Saya percaya denuklirisasi Korea Utara dan masalah membangun kepercayaan politik dan militer harus ditempatkan di meja perundingan jika pertemuan puncak antar-Korea diadakan," jelasnya.

Lebih lanjut, Kwon mengatakan Seoul siap untuk berbicara dengan Pyongyang tentang semua masalah yang tertunda selama ini.

"Jika ada sesuatu yang diinginkan pihak berwenang Korea Utara, mereka dapat berdialog dan membicarakannya," ucapnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya