Berita

Keluarga Jayland Walker/Net

Dunia

Beredar Video Pria Kulit Hitam Tak Bersenjata Diberondong 60 Tembakan oleh Delapan Polisi Ohio

SENIN, 04 JULI 2022 | 15:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Publik Amerika Kembali dikejutkan dengan aksi delapan polisi di Akron, Ohio yang menembaki seorang pria kulit hitam tak bersenjata hingga ditemukan 60 luka tembak di tubuhnya.

Insiden tersebut terjadi di sebuah perhentian lalu lintas pada Minggu (3/7). Adapun pria kulit hitam tersebut diidentifikasi sebagai Jayland Walker berusia 25 tahun, seperti dimuat Reuters.

Sebuah video yang diputar oleh polisi selama konferensi pers menunjukkan tembakan dari mobil yang dikendarai Walker. Dia kemudian melarikan diri dengan mobilnya setelah petugas berusaha menghentikannya karena pelanggaran lalu lintas kecil.


Setelah aksi kejar-kejaran selama beberapa menit, Walker melompat keluar dari mobil dan lari dari polisi. Polisi mengatakan tampaknya dia berbalik ke arah petugas, yang pada saat itu percaya Walker bersenjata. Sebuah pistol kemudian diambil dari mobilnya.

Tidak jelas berapa banyak peluru yang mengenai Walker, tetapi video kamera tubuh menunjukkan polisi menembakkan sejumlah peluru ke arahnya.

Kepala Polisi Akron Stephen Mylett mengatakan petugas medis masih menentukan berapa banyak dari 60 luka yang masuk dan keluar.

Mylett mengatakan petugas telah mencoba memberikan pertolongan pertama pada Walker setelah dia ditembak, tetapi dia dinyatakan meninggal di tempat kejadian.

"Delapan petugas yang terlibat langsung dalam penembakan itu telah ditempatkan pada cuti administratif berbayar," kata Mylett.

Mylett menyebut para petugas percaya Walker bergerak dan memiliki posisi untuk menembak ketika dia keluar dari mobilnya, sehingga itu dinilai sebagai ancaman potensial.

Sementara itu, pengacara keluarga Walker, Bobby DiCello, mengatakan dia sangat prihatin dengan tuduhan polisi bahwa Walker telah menembaki petugas dari mobilnya.

Terlepas dari tindakan Walker, ia menegaskan tidak ada pembenaran atas kematiannya yang kejam.

"Mereka ingin mengubahnya menjadi monster bertopeng dengan pistol. Saya tanya, saat dia melarikan diri, apa yang masuk akal? Untuk menembaknya? Tidak, itu tidak masuk akal," kata DiCello.

Kendati begitu, DiCello mendesak masyarakat untuk bersikap damai dalam protes terhadap pembunuhan Walker.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya