Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Fregat AL China Belayar di Pulau Sengketa, Jepang Protes ke Beijing

SENIN, 04 JULI 2022 | 15:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jepang telah mengajukan protes terhadap Beijing atas aksi kapal angkatan laut China yang berlayar di dekat pulau yang disengketakan.

Pulau yang dikenal oleh Tokyo sebagai Senkaku dan Beijing sebagai Diaoyu itu terletak di Laut China Timur. Pulau tersebut menjadi pusat perselisihan antara kedua negara tersebut.

Kementerian Pertahanan Jepang menyebut, sebuah fregat milik angkatan laut China terpantau memasuki perairan Jepang di dekat pulau tersebut pada Senin (4/7) pukul 07.44 pagi waktu setempat.


"Kami menyatakan keprihatinan besar dan mengajukan protes kami ke pihak China melalui jalur diplomatik, dan mendesak mereka untuk mencegah terulangnya insiden serupa," kata Wakil Kepala Sekretaris Kabinet, Seiji Kihara, seperti dimuat AFP.

"Pulau-pulau itu adalah wilayah Jepang dari sudut pandang sejarah dan hukum internasional," tambahnya.

Menurut laporan NHK, Jiji Press, dan media Jepang lainnya, sebuah kapal angkatan laut Rusia juga terlihat di perairan yang berdekatan dari pulau yang disengketakan pada Senin pagi.

Para pejabat Jepang secara teratur memprotes keberadaan kapal penjaga pantai China di perairan dekat pulau-pulau itu. Namun NHK menyebut ini adalah pertama kalinya sejak 2018 sebuah kapal angkatan laut terlihat di sana.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya