Berita

Presiden Belarus, Alexander Lukashenko/Net

Dunia

Lukashenko: Jika Diserang, Belarus Siap Targetkan Ibukota Barat

SENIN, 04 JULI 2022 | 08:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Belarus Alexander Lukashenko mengirim peringatan tegas bagi negara-negara Barat. Ia bahkan mengancam akan mengirim serangan ke ibukota salah satu negara Barat sebagai balasan.

Hal itu disampaikan Lukashenko ketika berpidato di pertemuan Commonwealth of Independent States (CIS) di Konstantin Palace pada Sabtu (2/7).

Peringatan muncul di tengah meningkatnya ketegangan perang di Ukraina.


"Jangan sentuh kami, dan kami tidak akan menyentuh Anda," ujarnya, seperti dikutip DPA.

Ia menyebut telah memerintahkan angkatan bersenjatanya untuk menargetkan "pusat pengambilan keputusan" di ibukota Barat jika terjadi serangan terhadap Belarus.

Terlepas dari kenyataan bahwa Rusia yang menginvasi Ukraina, Moskow dan sekutu setianya Minsk telah berulang kali berusaha untuk menggambarkan diri mereka sebagai korban dari kebijakan Barat dan NATO yang dianggap bermusuhan.

Ada kekhawatiran bahwa Belarus dapat secara resmi memasuki perang bersama Rusia sejak konflik Ukraina dimulai pada Februari, dengan Lukashenko mengakui bahwa rudal Rusia ditembakkan ke Ukraina dari wilayah Belarus pada minggu-minggu pertama invasi.

Pada pertemuan puncak dua hari di Madrid awal pekan ini, NATO memutuskan untuk secara signifikan memperkuat sayap timurnya dan memulai proses penerimaan Finlandia dan Swedia ke dalam aliansi pertahanan.

Presiden Rusia Vladimir Putin kemudian mengumumkan niatnya untuk menanggapi kemungkinan pemindahan tentara NATO ke Finlandia dengan penempatan pasukan Rusia yang proporsional di wilayah tersebut.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya