Berita

Direskrimsus Polda DIY Kombes Roberto Gomgom Pasaribu saat memberikan pembekalan bagi Capaja AAU/Ist

Presisi

Kombes Roberto Gomgom Beberkan Tantangan Teknologi 4.0 Menuju 5.0 di Hadapan Capaja AAU

SABTU, 02 JULI 2022 | 20:01 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda DIY Kombes Roberto Gomgom Manorang Pasaribu menjadi narasumber dalam Pelatihan dan Pembekalan Character Nuilding bagi Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI AU Tahun 2022.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Gubernur AAU Marsma TNI Palito Sitorus, S.I.P., M.M dan para Pejabat Akademi Angkatan Udara serta Tim Psikologi AAU. Selain itu, 108 Taruna/Taruni Tingkat IV Akademi Angkatan Udara (AAU) juga ikut dalam acara tersebut.

Dalam paparannya, Kombes Roberto Gomgom membawakan materi berupa "Peran TNI dan Polri Dalam Menghadapi Tantangan di Era Teknologi 4.0 Menuju 5.0".


Perwira menengah ini kemudian menjabarkan bahwa dalam era teknologi 4.0 menuju 5.0 tantangan akan semakin besar terutama dalam menangani segala gangguan keamanan dan pertahanan dalam ruang siber.

"Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini membawa pengaruh besar dalam setiap aspek kehidupan tak terkecuali dalam teknologi dalam pertahanan dan keamanan. TNI dan Polri harus bisa beradaptasi dengan hal tersebut,” kata Kombes Roberto kepada wartawan, Sabtu (2/7).

Lulusan FBI National Academy, Quantico, AS ini menambahkan bahwa dalam menyikapi hal tersebut diperlukan kualifikasi kompetensi dalam hal pendidikan berbasis internet, teknologi dan inovasi, jaringan serta strategi.

"Dengan menguasai beberapa kualifikasi kompetensi tersebut TNI dan Polri akan mempunyai visi dan misi yang akan diterapkan sebagai arah mengambil kebijakan dalam pencegahan, penanggulangan kejahatan dan pembinaan masyarakat serta pertahanan negara yang berbasis teknologi di masa yang akan datang,” pungkasnya.


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya