Berita

Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani/Net

Politik

Wapres Maruf Minta Legalisasi Ganja Medis, Arsul Sani: MUI Pasti Kaji Sesuai Syariat Islam

RABU, 29 JUNI 2022 | 16:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR RI menyambut baik sikap Wakil Presiden RI Maruf Amin yang meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk membuat fatwa untuk legalisasi ganja untuk medis. 

"Saya kira kalau MUI juga melakukan kajian seperti yang diminta oleh Pak Wapres ya itu lebih baik lagi," kata anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/6).

Menurut Arsul, jika MUI sudah melakukan kajian juga maka dari sisi syariat Islam tidak akan lagi dipertentangkan.


"Karena berarti dari sisi syariat Islam selesai, tinggal dari sisi kesehatan," kata Wakil Ketua Umum PPP ini.

Lebih lanjut, Arsul meyakini bahwa MUI nantinya akan melakukan kajian dengan melihat sisi mudaratnya sebagaimana termaktub dalam kitab suci Al Quran.

"Saya punya keyakinan tentu pasti MUI akan melihat juga dari sisi kesehatannya. Prinsip manfaatnya, mudarat selain dari lihat sumber-sumber syariat Islam, Al Quran, sunah, ijtima dan gias tadi," pungkasnya.

Legalisasi ganja untuk medis ini semakin ramai diperbincangkan setelah viral di medsos foto seorang ibu yang diketahui bernama Santi Warastuti bersama anaknya yang mengidap cerebral palsy atau gangguan yang memengaruhi kemampuan otot, gerakan, hingga koordinasi tubuh seseorang.

Santi melakukan aksi dalam Car Free Day (CFD) Bundaran HI Jakarta pada Minggu (26/6) membentangkan poster “Tolong, Anakku Butuh Ganja Medis”.

Wakil Presiden RI Ma ruf Amin pun angkat bicara mengenai wacana legalisasi ganja untuk medis. Ia meminta MUI untuk mengkaji dan membuat fatwa mengenai penggunaan ganja untuk dunia medis.

“MUI harus membuat fatwanya, fatwa baru pembolehannya, artinya ada kriteria. Saya kira MUI akan segera mengeluarkan fatwanya untuk bisa dipedomani oleh DPR, jangan sampai nanti berlebihan dan nanti menimbulkan kemudharatan,” kata Maruf Amin dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (29/6).

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya