Berita

Ketua DPP Nasdem Willy Aditya/Net

Politik

Seperti Ketika Dukung Jokowi, Nasdem Rela Usung Kader Partai Lain untuk Capres Demi Kepentingan Bangsa di 2024

SELASA, 21 JUNI 2022 | 21:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Nasdem rela menurunkan ego dengan tidak mengambil tokoh internal untuk diusung menjadi calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Dikatakan Ketua DPP Nasdem Willy Aditya, keputusan itu semata untuk memberikan jalan kepada tokoh terbaik dengan prestasi untuk menjadi pemimpin bangsa.

"Kami berikan usulan dukungan kepada kader partai di luar NasDem yang berprestasi," kata Willy kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (21/6).


Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI itu mengatakan, komitmen menghadirkan tokoh terbaik sudah dilakukan Nasdem sejak Pilpres 2014. Saat itu, Nasdem mengusung Joko Widodo yang merupakan kader PDI Perjuangan.

Sementara, menjelang Pilpres 2024, NasDem merekomendasikan kader PDI Perjuangan Ganjar Pranowo sebagai salah satu yang dipertimbangkan untuk diusung sebagai capres.

Willy menyebutkan, PDI Perjuangan memiliki stok kader yang cukup banyak dan handal tentu itu kehebatan mereka. NasDem mengapresiasi hal tersebut dengan mengusung kader partai lambang banteng moncong putih tersebut.

Namun, dia menegaskan perlakuan tersebut tak hanya diberikan kepada PDI Perjuangan. Nasdem akan mendukung kader partai lain yang dinilai memiliki prestasi.

"Jadi mungkin lain kali dari partai lain ada (kader berprestasi), kami bisa memperlakukan hal yang sama," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya