Berita

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh/Repro

Politik

Capres Potensial Dibajak, PDIP Dipaksa Berkoalisi dengan Nasdem

SENIN, 20 JUNI 2022 | 08:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Hasil Rakernas Partai Nasdem yang mengusung capres potensial dianggap mempersempit pilihan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk mengusung jagoan di Pilpres 2024.

Alhasil, mau tidak mau PDIP dipaksa untuk berkoalisi dengan partai pimpinan Surya Paloh itu.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, Nasdem sudah melakukan pembajakan terhadap kandidat capres potensial sejak awal.


"Kandidat yang diusung Nasdem tentu semakin mempersempit PDIP untuk dipaksa berkoalisi dengan Nasdem, atau dapat dikatakan kawin paksa antara Ganjar-Andika," kata Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (20/6).

Cara lain yang dilakukan Nasdem, kata Saiful, adalah dengan menggandeng PKS dan Demokrat untuk berkoalisi, dengan opsi mengusung Anies-Andika pada Pilpres 2024.

Pilihan ini tentu membuat ruang gerak PDIP, meski partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini bisa mengusung capres dan cawapres tanpa berkoalisi dengan parpol lain.

Saiful melihat, target Nasdem hanya Ingin mengusung Andika untuk disandingkan dengan capres potensial, baik dengan Ganjar Pranowo maupun Anies Baswedan.

"Targetnya sudah jelas adalah Andika Cawapres," pungkas Saiful.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya