Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pasokan Gas Rusia ke Italia Melorot Tajam Hingga 50 Persen

SENIN, 20 JUNI 2022 | 06:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan energi Italia Eni menjadi negara berikutnya yang menerima pasokan gas Rusia dengan jumlah yang jauh berkurang.

Dalam sebuah pernyataan pada Minggu (19/7), perusahaan itu mengatakan bahwa raksasa energi Rusia Gazprom mengurangi pasokan gasnya ke Italia, hingga 50 persen.  

"Gazprom mengumumkan bahwa hari ini (Minggu) akan mengirimkan volume gas sesuai dengan jumlah yang dikirim pada hari-hari terakhir," isi pernyataan perusahaan, seperti dikutip dari BBC.


Pengurangan pengiriman gas Rusia ke bebarapa negara kini memicu tudingan bahwa Rusia sengaja melakukan hal ini untuk mendorong harga energi dengan mengurangi pasokan secara tajam.

Namun, Kremlin menegaskan ada masalah dalam pengisian fasilitas penyimpanan dan perbaikan pada pipa Nord Stream. Pada Selasa pekan lalu, Gazprom mengumumkan bahwa mereka harus menurunkan pasokan gas alam melalui pipa Nord Stream karfena adanya kerusakan motor. Karena fakta ini, hanya tiga unit pompa gas yang dapat digunakan di stasiun kompresor Portovaya.

"Tidak ada tindakan yang disengaja oleh Gazprom pada pengurangan pasokan gas ke Eropa. Ada masalah dengan turbin," jelas Kremlin.

Perdana Menteri Italia Mario Draghi tidak mau menerima klaim tersebut, dan menyebut pengurangan pasokan dikaitkan dengan "politik".

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya