Berita

Penggerak Milenial Indonesia (PMI) membagikan ratusan bantuan sosial untuk warga Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Sabtu (18/6)/Ist

Politik

Koordinator PMI Ingatkan Masyarakat Tidak Apatis pada Kebijakan Pemerintah

SABTU, 18 JUNI 2022 | 22:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Aktivis pemuda yang tergabung dalam Penggerak Milenial Indonesia (PMI) membagikan ratusan bantuan sosial untuk warga Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Sabtu (18/6).

Koordinator PMI, M. Adhiya Muzakki mengatakan, agenda sosial seperti ini sering dilakukan pihaknya demi membantu meringankan beban masyarakat.

"Kami sering melakukan kegiatan sosial seperti ini. Tujuannya adalah ingin menjadi sedikit dan hadir menyapa masyarakat dimanapun itu," ujar Adhiya kepada wartawan.


Dengan mengusung tema "Bersatu padu, nahu membahu, menuju Indonesia maju", Adhiya ingin merangkul sekaligus mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terlibat aktif dalam setiap apapun yang berkaitan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Tema yang kami angkat adalah mengajak masyarakat untuk bangkit dan bersikap pro aktif setiap kebijakan yang berkaitan dengan persoalan kebangsaan," katanya.

Kepada masyarakat yang hadir pada acara itu, Adhiya berpesan agar tetap peduli dengan persoalan bangsa dan negara. Masyarakat tidak boleh apatis, bahkan tutup mata dengan setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

"Masyarakat adalah pemegang kekuasaan tertinggi. Jadi, masyarakatnya harus pro aktif dalam mengawal sekaligus mengkritisi setiap kebijakan. Hal itulah yang nantinya akan menjadi poin penting menuju Indonesia maju sebagaimana visi presiden Jokowi," pesannya.

Alumnus Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah ini juga menyampaikan terima kasih kepada perusahaan BUMN PT Pertamina yang memberikan dukungan pada kegiatan itu melalui progra corporate social responsibility (CSR).

"Kami ucapkan terimakasih kepada Pertamina, serta Menteri BUMN, Bapak Erick Thohir atas dukungannya dalam kegiatan kami," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya